FCC Jakarta Exam 2014

WR1F 4Tanggal 19 Januari 2014 telah sukses diselenggarakan FCC Jakarta Exam. Bertempat di Rawamangun, acara berlangsung lancar dan seru. Acara ini sendiri berlangsung di bangunan yang tidak ada sangkut pautnya dengan orari setelah mendengar selentingan adanya larangan penggunaan gedung orari untuk kegiatan ini. No problem at all. Acara ini adalah tugas pertama saya sebagai ARRL Volunteer Examiner yang membuat saya tidak bisa tidur semalaman karena very excited.

WR1F Acara dihadiri 14 peserta dari 26 yang mendaftarkan diri sebelumnya. Dan dihadiri juga oleh empat VE yaitu AB2QV, KC8PPD, WR1F (that’s me) dan W7NZ (VE Session Manager). Dari 14 peserta, tercatat 1 orang upgrade ke Extra (KD2FAF), 3 peserta upgrade ke General dan 10 peserta mulai dari Technician. Dan ada satu peserta dari Romania yaitu YO2LZP yang ikutan mulai dari Technician Level. Istimewa pula diikuti peserta termuda berusia 12 tahun, Shania, putri dari KD2FAA.

Diiringi dengan hujan gerimis, mendung tebal namun tidak banjir (Alhamdulillah) dimulailah Exam pada pukul 10 pagi theng. Sepuluh menit kemudian tiba-tiba Shania sudah menyerahkan hasil ujiannya. Setelah grading, luar biasa Shania bisa 100% menjawab dengan benar. Dengan demikian Shania dinyatakan lulus di level Technician. Di kelompok upgrade, KD2FAF yang menyusul 10 menit kemudian yang setelah grading dinyatakan lulus ujian elemen 4 sehingga naik level menjadi Extra dengan call sign sementara adalah KD2FAF/AE sembari menunggu update data di FCC ULS.

Istimewa juga karena OM Gatot Dewanto dan pakdhe Aseng Tegoeh W. mampu menjadi Extra dengan sekali coba. Sehingga pada hari itu menghasilkan total 3 level Extra, di samping peserta lain yang lulus Technician dan General level. Dan menyenangkan juga ada mas Arman Yusuf (ex YBØKLI) yang juga ikutan Jakarta Exam 2014.

WR1F and ExtrasAcara berakhir pukul 14.30 yang ditutup dengan closing speech dan sesi tanya jawab yang diasuh oleh AB2QV. Saya nambahin dikit soal call sign di USA. Pake bahasa Inggris dong ngomongnya, soalnya udah kebawa suasana closing speech sebelumnya dari OM Wyn yang masih kental banget aksen Syracuse, New York nya. Jarene FAF, saya ngomongnya jadi serius banget dan tanpa humor. Ora ngrasakno gemeter ndek dengkul ki lo hehehe.

Saya akhirnya pulang malam itu juga dengan jadual Air Asia terakhir jam 22.30 yang ternyata delay dua jam. Sehingga sampai rumah udah jam 02.55. Waktu booking ticket memang sengaja ambil yang terakhir untuk menunjukkan kesetiaan saya kepada seorang sahabat. Sialnya ternyata yang disetiani malah gak budhal, jhahaha. Yo wes gak popo rek. Ketemu lagi lain waktu. Tapi memang engga ada elo engga rame. Asli. Dan kasian Fitra juga soalnya cuma berdua aja ama gan Aseng yang patungan mbayarin makan siang para VE. Kalo ada anda kan jadi bertiga yang patungan, pakdhe. Syukuran Extra. Hehehe.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s